Sabtu, 13 Juli 2013

3 GEDUNG TERTINGGI DI INDONESIA

Walaupun tidak semegah gedung-gedung di Amerika, Eropa, Dubai, dan negara lainnya, tetapi  kota-kota di Indonesia telah memiliki bangunan gedung yang cukup tinggi. Bahkan cukup terkenal di dunia. Berikut 3 gedung tertinggi di Indonesia.

 1. Wisma BNI 46

Wisma BNI 46 adalah bangunan tertinggi Indonesia yang memiliki tinggi 262 meter (hingga pucuk antena). Gedung ini terletak di Jalan Sudirman, Jakarta. Menara perkantoran bertingkat 46 ini selesai dibangun tahun 1996 yang dirancang oleh Zeidler Roberts Partnership (Zeidler Partnership Architects) dan DP Architects Private Ltd.
Menara ini terletak di sebuah tanah seluas 15 hektar di pusat kota. Selain itu, gedung ini berisi 23 elevator yang dapat mencapai kecepatan 360 mpm dalam model berkecepatan super tinggi. Wisma 46 juga merupakan bangunan tertinggi ke-147 di dunia bila dihitung hingga puncak. Gedung ini juga merupakan bangunan tertinggi kedua di belahan Bumi selatan.

2. Menara BCA
http://www.puncakdunia.com/wp-content/uploads/2013/04/menara-BCA-new.jpeg 
Gedung ini memiliki tinggi 230 meter dan punya 56 lantai. Menara BCA berada di kawasan Bundaran HI Jakarta, tepatnya di Jalan Thamrin, Jakarta Pusat. Menara BCA  dibangun pada tahun 2004 dan selesai tahun 2007. Gedung ini ditempati sebagai pusat perkantoran, restoran, mall hingga fitness center.
Lantai tertinggi dari Menara BCA ini, Skye menawarkan pemandangan langit kota Jakarta yang ‘dihiasi’ gedung-gedung menjulang tinggi serta billboard berukuran besar. Sore hari menjelang malam merupakan waktu yang paling tepat untuk bisa menikmati city view terbaik; yaitu ketika langit berwarna kemerahan dan lampu-lampu gedung serta jalan mulai dinyalakan. Pemandangan kota Jakarta dapat dinikmati dari atas gedung ini.

3. The Peak
 
The Peak adalah kompleks menara kembar dan salah satu apartemen tertinggi di dunia. The Peak Tower  memiliki tinggi 218,5 meter dan 55 lantai. Gedung ini terletak di Sudirman CBD Jakarta, Indonesia. The Peak selesai dibangun tahun 2006 dan dirancang oleh DP Architects. The Peak telah menjadi ikon Jakarta karena tinggi dan simetrinya. Model menara kembar The Peak ini selintas memang mirip dengan menara kembar Petronas di Malayasia.
The Peak terdiri dari empat menara, dua kumpulan menara kembar dengan 35 dan 55 tingkat.  Apartemen the Peak merupakan salah satu dari 50 apartemen terbaik di dunia.  Lokasinya menjadi keuntungan tersendiri bagi pembeli karena sangat strategis yakni di kawasan segitiga emas Sudirman. Fasilitas yang tersedia bagi pemilik dan penyewa adalah kolam renang berukuran Olimpiade, kolam air panas dan kolam kecil, sauna, ruang uap, lapangan tenis, squash dan basket, gimnasium, dan ruang pijat. Penthouse terletak di tingkat 46 hingga 55 dengan pemandangan panorama Jakarta.